Hai jobseeker, sebelumnya aku pengen semangatin kalian
buat terus berusaha untuk mendapatkan pekerjaan yang ideal dan terbaik.
Semangat !! Keep Struggling !!. Kali ini aku ingin berbagi sedikit pengalaman
tentang rekrutmen PLN tahun 2018 di Bandung. Aku ambil posisi di PLN sebagai
Manajemen Keuangan dan kualifikasinya S1.
Tes
disini ada beberapa tahap, diawali dari tes online bahasa inggris, akademis,
kemudian tes yang mengharuskan datang ke lokasi, yaitu psikotes, tes fisik, tes
lab, dan wawancara. Tes pertama yaitu Tes bahasa Inggris online. Untuk tes ini,
kamu bakal diberikan beberapa soal baik struktur kalimat atau cerita panjang.
Untuk tes ini, kalian bisa belajar seperti biasa, karena materinya juga umum
seperti toefl atau soal bahasa inggris pada umumnya. Kemudian tes kedua yaitu
tes online akademik. Jujur aja, ini tuh soalnya susahnya minta ampun, dengan
waktu yang sangat terbatas. Mungkin waktu yang dibatasi itu untuk mencegah kita
googling. jadi harus belajar dan mikirnya jangan kelamaan. Untuk soalnya
sendiri itu beneran tentang akademik tentang jurusan kita sesuai posisi yang
kita pilih, jadi misal mereka yang pilih posisi manajemen keuangan, materi
seputar manajemen dan akuntansi. Tentunya untuk posisi teknik, soal akademis
disesuaikan dengan jurusannya.
Alhamdulillah untuk tes online, aku berhasil lolos dan
lanjut ketahap berikutnya. Oh ya, pengumuman antara tes online pertama dan
kedua itu cuma beberapa hari, jadi kudu persiapan materi yaa.
Lanjut ke Tes Psikotes, kali ini tes diadakan di lokasi
pilihan kamu, karena aku pilih Bandung, maka tes psikotes diadakan di Bandung.
Berlaku juga untuk tes-tes berikutnya. Tes Psikotes ini menggunakan komputer,
jadi sebenarnya tetap secara online, namun kita harus datang ke lokasi. Kata MC
nya, yang diundang untuk psikotes ini sejumlah 2000 peserta dari total sekitar
25 ribu lebih peserta yang mendaftar. Aku tentunya percaya, karena nomor
pesertaku ada di angka 19 ribu lebih. Persiapan untuk tes ini yaitu lebih
sering latihan soal yang ada di buku psikotes, dan pelajari juga cara untuk
menilai kepribadian kamu. Ada deh di buku psikotes yang dijual ditoko atau
googling juga bisa.
Setelah satu minggu, hasilnya pun akhirnya keluar,
alhamdulillah aku lolos ke tahap selanjutnya, yaitu tes fisik. Tes ini juga dilaksanakan
di Lab daerah Bandung. Perlu digarisbawahi, untuk tes kesehatan itu
dipisah/dibagi menjadi dua, yaitu tes fisik dan tes lab. Ini merupakan Momok
yang paling menakutkan Percaya deh. Kalian harus persiapan extra untuk
menghadapi tes fisik dan Lab. Tes fisik itu berupa berat badan ideal (BMI), tes
mata, keseimbangan, dan tes secara fisik (kita dicek lingkar perut, ambeyen,
dsb). Kemudian Tes Lab itu berupa tes darah, urin, EKG, audiometri, rontgen.
Nah, untuk tes lab, kita bener-bener harus persiapan. Nantinya kamu yang lolos
tes fisik, bakal mendapatkan undangan untuk tes lab, juga mendapatkan himbauan
untuk mengurangi makanan berlemak, perbanyak makanan yang sehat dsb yang
intinya kamu diminta untuk menjaga kesehatan, jangan makan yang aneh-aneh sampai
tes lab dilaksanakan.
Kebetulan aku lolos di tahap fisik, kemudian seminggu
kemudian lanjut tes lab. Pada saat itu, aku super yakin bakal lolos, karena
merasa sehat, tubuh ideal dan jarang makan junk food. Namun, ternyata rekrutmen
ini bukan jalanku, aku dinyatakan tidak lolos untuk tahap tes lab. Its Okay..
aku sudah memperjuangkan diri. dari 25000 peserta, ku terhenti dengan sisa
500an peserta. Ku terhenti di Tahap kelima dari total 6 tahap. FYI, tahap
selanjutnya yaitu Tes Wawancara. untuk bagian ini aku tidak tahu.
Jadi, cukup sekian sedikit kisah pengalaman rekrutmen
PLN tahun 2018. Bagi temen-temen yang mungkin menemukan kesalahan dalam cerita
diatas, bisa bantu perbaiki di komen ya. Good Luck Jobseeker !!

0 Komentar